Kamis, 15 November 2012

Keindahan Kota Pelajar

Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar, tapi juga kota yang penuh kreativitas dan budaya lokal. Kota dengan luas 3.185,80 km2 ini memang memiliki sejarah tersendiri. Selain pernah menjadi ibukota negara, Yogyakarta dahulunya disebut Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi kini cukup menyebut DI Yogyakarta atau DIY.


Yogyakarta juga dikenal sebagai salah satu kota tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Dengan berbagai budaya meliputi lintas agama serta didukung kreativitas seni dan keramahtamahan masyarakatnya menjadikan Yogyakarta sebagai kota kreatif dan mampu menciptakan produk-produk budaya dan pariwisata menjanjikan.
Begitu banyak peninggalan budaya seperti Museum Hamengku Buwono IX di dalam kompleks Keraton Yogyakarta, Museum Batik Yogyakarta yang saat ini mengoleksi sekitar 1.000 jenis kain batik dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan lainnya. Selain itu, terdapat sekitar 91 desa wisata dengan 51 di antaranya yang layak dikunjungi.

Salah satu ikon yang terkenal adalah Jalan Malioboro. Merupakan nama salah satu jalan dari tiga jalan di Yogyakarta membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Jalan Malioboro ini terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas Yogja dan warung lesehan di malam hari menjual makanan gudeg khas Yogja.
Tidak hanya itu, di sini juga tempat berkumpulnya para seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim dan lain-lain di sepanjang jalan ini.
Beranjak dari Yogyakarta, kita akan menelusuri keindahan dan kearifan lokal Gunung Rinjani. Gunung dengan ketinggian 3.726 mdpl ini terletak di pulau Lombok, sebelah timur pulau Bali. Tidak ada yang menyangka kalau Rinjani merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia di luar pegunungan Irian Jaya.
Selain itu, Rinjani juga termasuk salah satu gunung berapi tertinggi di Indonesia yang sering di kunjungi oleh para pendaki baik dari lokal maupun mancanegara. Di dalamnya terdapat kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan dikelilingi hutan belukar seluas 76.000 hektar yang menciptakan pemandangan asri dan indah.


Tak hanya itu, Gunung Rinjani menyimpan mahakarya keindahan beruapa danau kawah yang disebut danau Segara Anak. Menurut cerita setempat, Danau "Segara Anak" memiliki misteri serta kekuatan gaib di mana jika danau ini terlihat luas, maka menandakan umur orang yang melihatnya itu masih panjang.
Dipercaya juga mempunyai tuah yang dapat menyembuhkan penyakit serta sering menjadi pemujaan untuk mendapatkan benda sakti. Bila ditelisik, Rinjani ini memiliki berbagai ekosistem yang masih terjaga secara alami. Terdapat hutan cemara, akasia, padang rumput bahkan edelweiss yang menjadi pemandangan jamak di perjalanan saat menuju puncak Gunung Rinjani.
Kendati memiliki sumber daya alam melimpah, namun penduduk setempat bisa memanfaatkan sehingga eksploitasi tidak sampai menimbulkan kerusakan lingkungan. Kita tidak pernah menyadari betapa nusantara penuh mahakarya alam dan budaya. Bagaimana mengabadikan mahakarya tersebut dalam bingkai tulisan serta potret kehidupan yang selalu dihargai. Menjadikan kita kaya akan informasi dan pengetahuan.
Jadi, mulai sekarang siapkan diri kita untuk mulai berkemas dan menjelajahi indahnya Indonesia. Selalu belajar untuk dapat menangkap setiap momen unik dalam setiap perjalanan. (adv)



Ulasan:

Begitu indahnya Indonesia kita. Tak ada satu manusia pun yang dapat mengalahkan keindahan ciptaan tuhan. Selain penuh dengan keindahan alam, tanah air kita juga dihiasi dengan beragam budaya yang menakjubkan.

Kadang tidak terpikir oleh kita untuk melestarikan budaya dan keindahan yang kita miliki sendiri. Kita merasa iri dengan negara lain yang memilki keindahan yang fantastis. Namun tidak tersadar bahwa Indonesia meiliki keindahan yang lebih dari itu. Akibatnya di curilah budaya kita dan menganggap itu budaya mereka. Contoh kecilnya adalah diklaimnya tarian tor-tor asal Sumatera Utara oleh Malaysia. Barulah saat itu Indonesia "bergerak". Lalu kemanakah selama ini bangsa Indonesia? Hanya kita yang tahu.

Budaya dan alam sangat erat berkaitan. Pasalnya, beberapa daerah alam memiliki tempat mistis atau sakral yang biasa dijadikan upacara adat. Namun sayangnya sudah banyak yang tereksploitasi oleh manusia. Hal ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain. Ada kata-kata sindiran yang cukup mengena di pikiran, "When the last tree is cut down, the last fish eaten, and the last stream poisoned, you will realize that you can't eat money". Kata-kata yang begitu sadis. Arti quote di atas: Ketika phon terakhir ditebang, ikan terakhir dimakan, dan aliran sungai diracuni, Anda akan sadar bahwa Anda tidak bisa makan uang. Bagaimana tanggapan Anda? Ayo kita selamatkan bumi kita!

Sumber:
http://ads2.kompas.com/layer/mahakarya/read/xml/2012/10/29/12113979/Menelusuri.Kebudayaan.Yogyakarta.Dan.Indahnya.Rinjani

Sabtu, 10 November 2012

Manusia dan Keindahan

Keindahan adalah suatu ciri benda, baik benda mati ataupun hidup, yang memberikan persepsi senang dan bahagia. Keindahan dapat berupa hal yang nyata ataupun abstrak. Contoh hal yang nyata adalah benda umum yang ada disekitar kita, seperti tanaman, manusia, bangunan, dll. Hal abstrak adalah hal yang hanya dapat dirasakan namun tidak memilki wujud, seperti musik. Ada pula keindahan abstrak lainnya yang bersifat moral, hal itu terjadi ketika kita telah melakukan sesuatu yang membuat hati kita puas.

Hal lainnya adalah merenung. Dalam Kamus Besar merenung berasal dari kata "renung" yang artinya memandangi lama-lama. Kadang merenung dilakukan sambil memikirkan sesuatu hal yang tujuannya untuk menganalisa atau memikirkan hal lain. Dalam menilai keindahan estetika sesuatu, terkadang diperlukan merenung untuk meresapi nilai-nilai estetikanya. Ketika sesorang sedang marah, merenung dapat menenanglan hati orang tersebut dan dapat lebih baik memilih jalan terbaik.

Yang terakhir keserasian. Keserasian berarti cocok berasi dari kata "rasi". Keserasian ada kaitannya dengan keindahan dan merenung. jika seseorang ingin membuat suatu karya hal yang dilakukan dengan merenung dan memikirikan konsep seni yang ingin dibuat. Lalu mencocokan pendapatnya dengan pendapat orang lain agar mendapat keindahan dan keserasian yang sama secara umum. Dalam menentukan keserasian, hal ini tergantung pada karakter orang yang menilai keserasian tersebut. Menilai keindahan pun setiap orang memilki pendapat yang berbeda-beda.


Referensi:
pusatbahasa.go.id/kbbi
wikipedia.org

Jumat, 09 November 2012

Kamis, 08 November 2012

Manusia dan Cinta Kasih

Cinta kasih adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang begitu kuat dan muncul rasa ingin berkorban, menolong, melindungi, dan memberikan kasih sayang yang berlimpah.

Di dalam agama Islam, cinta pun dibahas secara mendetail, baik itu hubungan cinta antarmakhluk hidup, diri sendiri, dan kepada tuhan. Cinta antarmakhluk hidup dibagi menjadi 3, yaitu kepada manusia, alam, dan hewan. Sebagai bukti tanda cinta kita terhadap alam, cukup menjaga lingkungan sekitar dan tidak merusaknya. Karena sesungguhnya manusia diutus Allah ke bumi untuk menjadi khalifah Allah yang disuruh untuk menjaga bumi beserta isinya. Dan janganlah kalian berani menyiksa hewan karena sesungguhnya hewan itu akan membalas perbuatanmu di akhirat, oleh karena itu kita tidak dibolehkan menyiksa hewan. Kemudian cinta terhadap manusia banyak dijelaskan di dalam ayat Al-Quran. Di agama Islam, haram hukumnya jika dua orang manusia berlainan jenis saling bersentuhan. Tetapi hal itu bukan berarti membuat seseorang tidak boleh mencintai orang lain yang berlawanan jenis. Oleh karena itu, dalam mencintai orang lain harus pada batas yang wajar.

Kasih sayang dan cinta adalah kata-kata yang tidak jauh maknanya. Namun, yang saya pahami, cinta dan kasih sayang seperti lapisa-lapisan laut. Lapisan dari yang paling dasar hingga dalam adalah suka, kasih sayang, dan cinta. Kasih sayang dan cinta merupakan anugerah yang diciptakan oleh tuhan. Untuk mensyukuri kasih sayang yang telah diberikan, kita dapat menciptakan kasih sayang tersebut. Menciptakan kasih sayang cukup dengan memberikan perhatian atau menghormati orang-orang di sekitar kita (terutama keluarga). Jika kasih sayang dimiliki sesama manusia secara merata, kehidupan akan terasa tentram dan damai tanpa iri dengki.

Dahulu, jika kita suka atau sayang kepada lawan jenis, akan sulit untuk mengutarakan perasaan sayang itu karena mengatakan "cinta" saja membutuhkan usaha yang keras. Sekarang, siapa saja dengan mudahnya mengumbar kata "cinta". Dewasa ini, jika sepasang remaja saling menyukai maka mereka akan merealisasikan perasaan mereka dengan hal yang positif atau bahkan negatif. Jika Anda pernah menonton film  asal Thailand yang berjudul A Little Thing Called Love, maka di situ Anda dapat melihat hal positif dalam mencintai seseorang. Jadi dalam film itu menceritakan kisah seorang gadis yang menginginkan laki-laki yang dia cintai, sadar bahwa ia "ada". "Ada" di sini dikarenakan fisik yang dimilki gadis ini tidak begitu cantik dan ia tidak terlalu pintar. Oleh karena itu ia melakukan cara agar berhasil, dari mempercantik dirinya sendiri, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, bahkan belajar mati-matian agar menjadi juara kelas. Di sini kita bisa simpulkan bahwa cinta kepada seseorang dapat memotivasi kita menjadi lebih baik jika kita bisa membawa diri dengan baik pula.

Adapun hal negatif dari mencintai orang yang berlawanan jenis. Misalnya saja sepasang kekasih merealisasikan cintanya dengan kemesraan-kemesraan atau cinta kasih yang bersifat erotis atau menjurus ke hubungan fisik antarkeduanya. Hal ini masih menjadi sesuatu yang banyak dilakukan oleh beberapa orang khususnya remaja. Banyak yang berpendapat bahwa cinta tanpa hubungan fisik, sama saja tidak bisa menyalurkan cinta yang dirasakan. Apalagi ketika tahap pubertas remaja mudah sekali ingin menyampaikan apa yang dirasakan. Untuk itu, pada fase pubertas menjadi dewasa dibutuhkan bimbingan agama dan lainnya yang dapat menjaga mereka agar tidak melakukan hubungan cinta yang di luar batas wajar.

Rabu, 07 November 2012

Konsepsi IBD dalam Kesusastraan

Ilmu Budaya Dasar (IBD) adalah suatu ilmu yang mempelajari budaya secara mendasar. IBD ini juga ada sangkut-pautnya dengan kesusastraan. Kesusastraan adalah sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Bahkan bisa dibilang bahwa kesusastraan termasuk budaya. Hal ini dikarenakan hampir semua kategori dalam sastra mengandung unsur budaya. Contohnya seperti puisi, drama, pantun, dll.

Dalam sastra terdapat istilah "prosa". Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prosa berarti karangan (tertulis) bebas yang tidak terikat oleh kaidah atau aturan. Prosa juga memilki jenis-jenis tertentu, yaitu secara naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentatif.

Seiring dengan perkembangan zaman, prosa dibagi menjadi 2 : prosa lama dan prosa baru. Prosa lama masih dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya yang ada di daerah tradisional. Sedangkan prosa baru sudah mengandung nilai budaya dari luar daerah, terutama dari Barat.

Prosa lama terbagi menjadi beberapa bagian :
a. Hikayat : cerita kehidupan yang berisikan kehidupan dewa-dewi, raja-ratu, dll
b. Sejarah : cerita dengan rentetan waktu yang berurutan dari awal hingga akhir
c. Kisah : cerita perjalanan seseorang dari satu tempat ke tempat lain
d. Dongeng : cerita yang bersifat khayal

Prosa baru terbagi menjadi beberapa bagian :
a. Roman : cerita tentang seseorang beserta suka-dukanya
b. Novel : cerita tentang kehidupan pelaku utamanya yang terpenting
c. Cerpen : cerita pendek yang menceritakan sebagian kecil kehidupan pelaku utamanya
d. Riwayat : cerita yang mengisahkan perjalanan hidup atau pengalaman seseorang tanpa dibuat-buat
e. Kritik : berisi komentar-komentar terhadap suatu hal atau karya
f. Resensi : berisi tulisan hal positif dan negatif atas hasil sebuah karya
g. Esai : ulasan tentang suatu hal secara sepintas berdasarkan pendapat penulis

Sebelumnya kita telah mengetahui arti prosa. Lalu apa itu prosa fiksi? Fiksi adalah cerita khayalan. Oleh karena itu, prosa fiksi adalah karangan bebas yang bersifat khayalan yang tidak terikat oleh kaidah. Nilai-nilai yang terkandung dalam prosa fiksi :
a. nilai penikmatan atau menyenangi.
    Pada nilai ini berlaku suatu kenikmatan atau kepuasan batin dalam melakukan hal yang disenangi.
b. nilai penghargaan
    Yang dirasakan pada nilai ini adalah sebuah perasaan dihargai atas perilaku, kebaikan, atau karya yang telah dibuat
c. nilai pemahaman
    Tindakan dari nilai ini adalah meneliti dan menganalisa unsur intrinsik dan ekstrinsik
d. nilai penghayatan
    Pada nilai pemahaman, seseorang melakukan tindakan menganalisa lebih jauh akan suatu karya
e. nilai penerapan
    Setelah melakukan analisa, pada nilai penerapan seseorang menerapkan hasil yang dianalisa

Ada prosa, ada pula puisi. Puisi merupakan karya tulis maupun lisan yang dilihat dari keindahan kata-kata atau konotasinya. Seiring perkembangan zaman, puisi juga memilki waktu yang berbeda, yaitu puisi lama, puisi baru, dan puisi kontemporer. Puisi lama masih terikat dengan aturan-aturan, puisi baru masih terikat aturan namun lebih bebas dari puisi lama, dan puisi kontemporer merupakan puisi masa kini yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Yang termasuk puisi lama :
a. Mantra : puisi yang pemakaian kata-katanya berulang-ulang dan mengandung hal gaib
b. Pantun : puisi yang memilki aturan tertentu
c. Karmina : puisi yang terdiri dari 2 baris
d. Seloka : puisi berkait
e. Gurindam : puisi yang berisi nasihat kepada manusia, diri sendiri, dan tuhan
f. Syair : puisi yang bersumber dari Arab
g. Talibun : puisi yang tiap baitnya minimal 6 baris dan barisnya harus genap

Untuk puisi baru dan puisi kontemporer, mereka memilki jenis-jenis yang berbeda dan banyak rupanya.

Referensi:
pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi
romanticmacine.blogspot.com
wikipedia.org

Kamis, 25 Oktober 2012

Penduduk, Masyarakat, dan Budaya

Dewasa ini, perkembangan SDM semakin meningkat dari hari ke hari. Hal itu tak ubahnya seperti jarum detik pada jam yang selalu bergerak sangat cepat. Tiap detiknya ada saja orang-orang tersenyum bahagia karena kelahiran seseorang, namun ada pula seseorang yang ditangisi oleh banyak manusia karena kepergiannya.

Manusia dan budaya sangat erat berkaitan. Selama manusia tumbuh, ia dibesarkan dengan lingkungan, sifat, adat, dan budaya tertentu. Oleh karena itu, kelakuan dan budaya masing-masing manusia di tempat berlainan memiliki beberapa perbedaan. Definisi dari budaya itu sendiri adalah hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Manusia memiliki kebudayaan sejak zaman prasejarah hingga sekarang. Dari budaya nomaden ke budaya industri. Budaya membentuk karakter setiap manusia. Walaupun manusia diciptakan dengan akal sehat dan pola pikiran, namun setiap manusia memiliki pemikiran berbeda-beda. Oleh karena itu terbentuklah suatu keanekaragaman budaya. Seseorang yang sudah lama menetap pada suatu kebudayaan, akan sulit untuk menerima kebudayaan lain walaupun kemungkinan itu ada.

Menurut C. Kluckhohn, unsur-unsur yang ada pada kebudayaan adalah bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian. Ketujuh unsur tersebut saling erat kaitannya dengan kebudayaan manusia.

Di dalam diri seseorang, terdapat suatu kepercayaan yang membuat ia hidup dengan pedoman hidup kepercayaannya. Agama dapat disangkut-pautkan dengan budaya, yang contoh nyatanya ada di Indonesia. Misal saja Bali, orang-orang Bali melakukan ngaben untuk orang yang sudah meninggal dunia. Dalam hal ini terdapat unsur agama hindu yang mereka anut dan budaya yang mereka lakukan secara turun-temurun.

Di beberapa daerah pasti memiliki sedikit banyak perbedaan bahasa. Contoh yang paling dekat adalah bahasa daerah di Indonesia. Terdapat 33 provinsi dengan 33 atau lebih bahasa daerah. Begitu juga dengan kesenian yang sangat beraneka ragam. Itulah yang seharusnya membuat WNI bangga akan negeri sendiri dan melestarikannya.

Manusia selama hidupnya mendapatkan pendidikan formal dan non-formal. Dengan pendidikan, pola pikir manusia terbentuk dan terarah. Pendidikan formal berupa pelajaran dan pengetahuan yang diajarkan di sekolah. Pendidikan non-formal akan selalu didapat oleh manusia sampai akhir hayatnya. Pendidikan non-formal biasanya akan menghasilkan sebuah "pelajaran" atau pengalaman yang berharga. Pernah saya baca di sebuah sumber bahwa sekolah memberikan pelajaran lalu ujian, sedangkan tuhan memberikan ujian lalu pelajaran. Kata-kata yang simple tapi memiliki makna yang berkesan.

Di masa hidupnya, manusia tidak akan lepas dengan yang namanya teknologi, sosial, dan mata pencaharian. Menurut saya, ketiga ini sangat erat kaitannya. Kenapa? Manusia sebagai makhluk sosial pasti memerlukan bantuan manusia lainnya. Dari dulu hingga sekarang manusia selalu berusaha hidup dengan mencari kebutuhan primer. Namun bedanya, dahulu manusia hanya mencari sumber kebutuhan primer sedangkan sekarang manusia memerlukan mata pencaharian atau sesuatu yang bisa ditukar dengan kebutuhan primer. Untuk teknologi, sebenarnya penemuan batu yang diasah untuk mengoyak daging pada berabad-abad lalu adalah sebuah teknologi pada masa itu. Jadi, manusia mencari mata pencaharian dan bekerja dengan manusia lain menggunakan teknologi untuk mendapatkan kebutuhan baik primer maupun sekunder/tersier.


Referensi:
anneahira.com
id.wikipedia.org

Senin, 22 Oktober 2012

Alhamdulilah

ALLAH won't give you the problem that u can't survive.


He always give the better even well surprise. Just like what I am feeling now :) I wasn't that grateful to Him until I realized He is always on my side, loves me, n fulfilled my wishes :)