Tampilkan postingan dengan label kedua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kedua. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 April 2016

Cyber crime

1. Cyber crime
Cyber crime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer dengan menjadikannya sebagai alat, sasaran, atau tempat terjadinya kejahatan. Cybercrime memiliki beberapa jenis berdasarkan aktivitasnya, di antaranya:

  • Illegal contents : kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar dan dianggap melanggar hukum.
  • Data fogery : kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless dokumen melalui internet. 
  • Cyber spionase : kegiatan memata-matai pihak lain dan memasuki jaringan sistem dengan memanfaatkan jaringan internet.
  • Data Theft : kegiatan mencuri atau memperoleh data komputer secara tidak sah, baik untuk sendiri atau diberikan kepada orang lain.
  • Misuse of device : kegiatan memproduksi, menjual, berusaha memperoleh untuk diedarkan, baik dengan sengaja atau tanpa hak.
Salah satu contoh dari cyber crime yaitu penitpuan lelang secara online, pemalsuan data, penipuan kartu kredit, dan lain-lain.

2. Cyber law 
Cyber law adalah istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi. Cyber law diperlukan untuk menjaga keamanan suatu web atau data yang tersebar di internet, agar tidak disalahgunakan atau merugikan orang lain. Ruang lingkup dari cyber law meliputi hak cipta, merek dagang, fitnah, hacking, virus, akses digital, privasi,kontrak elektronik, dan lain-lain.

3. Cyber threats
Cyber threats adalah suatu kemungkinan terjadinya kejahatan pada jaringan atau sistem komputer sehingga menyebabkan kerusakan atau hancur. Contoh dari cyber threats adalah malware, phising, whaling, data loss, dan internet attacks.

4. Cyber security
Cyber security adalah suatu perlindungan sistem informasi atau jaringan komputer agar terhindar dari ancaman, seperti pencurian, kerusakan, dan pemalsuan. Perkembangan kejahatan tidak hanya merambah internet saja, akan tetapi termasuk juga smartphones, TV, bluetooth, dan Wi-Fi. Keamanan komputer memberikan persyaratan terhadap komputer yang berbeda dari kebanyakan persyaratan sistem karena sering kali berbentuk pembatasan terhadap apa yang tidak boleh dilakukan komputer. Ini membuat keamanan komputer menjadi lebih menantang karena sudah cukup sulit untuk membuat program komputer melakukan segala apa yang sudah dirancang untuk dilakukan dengan benar. Persyaratan negatif juga sukar untuk dipenuhi dan membutuhkan pengujian mendalam untuk verifikasinya, yang tidak praktis bagi kebanyakan program komputer. Keamanan komputer memberikan strategi teknis untuk mengubah persyaratan negatif menjadi aturan positif yang dapat ditegakkan.

Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer antara lain adalah dengan membatasi akses fisik terhadap komputer, menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan sistem operasi untuk keamanan komputer, serta membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat diandalkan.


5. Cyber attacks
Cyber attacks adalah kegiatan yang dilakukan oleh hacker untuk merusak atau menghancurkan jaringan atau sistem komputer. Ada beberapa jenis dari cyber attacks, di antara lain:
  • Virus. Virus adalah program yang menduplikat dirinya sendiri yang dapat menempel pada program atau file lain agar dapat berkembang. Virus dapat bersembunyi ditempat tersembunyi di dalam memori dan menempel ke file yang sekiranya sering dieksekusi/dijalankan.
  • Worms. Berbeda dengan virus, worms tidak memerlukan file atau program lain untuk meng-copy dirinya. Worms mereplika dirinya melalui jaringan menggunakan protokol.
  • Trojan Horse. Trojan horse didesain agar berjalan seperti task yang sah/legal tetapi sebenarnya menjalankan kegiatan yang tidak diinginkan. Trojan horse dapat disisipkan ke dalam trial version sebuah softwareyang dapat mengumpulkan beberapa pengetahuan mengenai targetnya tanpa diketahui.  
Kasus:
Website resmi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban sebagai sarana informasi publik diserang peretas hingga tak bisa diakses informasinya secara normal dan muncul tulisan lain, Minggu (06/03/2016). Website dengan alamat tubankab.go.id tersebut diketahui tidak bisa diakses oleh para nitezen sejak sekitar pukul 16.00 Wib sore tadi.

Sejumlah warga yang tidak bisa mengakses website milik Pemkab Tuban itu mempertanyakan lemahnya sistem keamanan di web tersebut. "Tadi saya tahunya kalau tidak bisa dibuka sekitar pukul empat sore, kalau persisnya jam berapa tidak tahu. Soalnya waktu saya buka sudah muncul tulisan-tulisan aneh," ujar Purnomo (26), salah satu nitizen yang tidak bisa mengakses website milik Pemkab Tuban itu.

Saat dibuka, keberadaan website resmi milik Pemkab Tuban muncul gambar topeng dan beberapa tulisan yang ada di halaman pertama situs tersebut. Pada gambar topeng bertuliskan "Nobody Can Give You Freedom. Nobody Can You Equality Or Justice If You Are A Man You Take It @ANONKAYGEN". "Selain itu juga masih ada tulisan lainnya. Mungkin ini memang sengaja diserang hacker, jadi tidak bisa dibuka," sambung nitizen lainnya.

Sementara itu, sejumlah warga Tuban mempertanyakan sistem keamanan dan juga pengelolaan yang ada di website milik Pemkab Tuban itu. Pasalnya, anggaran untuk pembuatan situs resmi milik pemkab tersebut menghabiskan anggaran dengan nilai tinggi. "Saya menilai ini sistem keamanannya tidak berbanding lurus dengan anggaran yang dikeluarkan. Sehingga Website Pemkab Tuban ini masih bisa dibobol hacker," ujar warga lainnya.

Sementara itu, setelah banyak dikeluhkan warga akhirnya situs tubankab.go.id tersebut pada pukul 17.30 Wib sudah bisa diakses kembali. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Pemkab Tuban terkait situsnya yang diretas tersebut.

Kesimpulannya, menurut berita yang telah disebutkan di atas, talah terjadi kegiatan pengambil-alihan otoritas yang menyebabkan kerugian atau keresahan di Pemkab Tuban. Hacker tersebut telah melanggar pasal 30 ayat 1 UU no 11 tahun 2008 yang menyatakan bahwa "Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dalam suatu Komputer dan/atau Sistem Elektronik tertentu milik Orang lain".

Kamis, 15 November 2012

Manusia dan Kebudayaan


1. Manusia
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, manusia adalah makhluk yang berakal budi yang mampu mempengngaruhi makhluk lain. sedangkan menurut beberapa ahli, salah satunya adalah Abineno J.I,. Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana.
2. Hakekat Manusia 
  1. Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
  2. Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
  3. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
  4. yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
  5. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
  6. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
  7. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
  8. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
  9. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial 
3. Kepribadian Bangsa Timur
Manusia mendiami wilayah yang berbeda, berada di lingkungan yang berbeda juga. Hal ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. Namun secara garis besar terdapat tiga pembagian wilayah, yaitu : Barat, Timur Tengah, dan Timur.Kita di Indonesia termasuk ke dalam bangsa Timur, yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa Timur dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang orang dari wilayah lain sangat suka dengan kepribadian bangsa Timur yang tidak individualistis dan saling tolong menolong satu sama lain. Meskipun begitu, kebanyakan bangsa Timur masih tertinggal oleh bangsa Barat dan Timur Tengah

 Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.
Bercerita tentang kepribadian bangsa timur, saya jadi teringat oleh Indonesia. Indonesia memiliki beragam budaya, suku dan adat istiadat. Indonesia termasuk dalam bagian negara-negara yang ada dalam posisi benua asia memiliki adat yang disebut adat ketimuran. Indonesia yang tergabung dari berbagai suku dan terkenal dengan keramahtamahan masyarakatnya dan tingginya rasa saling menghormati antar sesama. Indonesia sangat berbeda dengan negara-negara barat, karena pandangan hidup dan kebiasaan masyarakatnya yang berbeda. Dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia yang memiliki adat ketimuran, rasa toleransi, ramah, sopan santun, saling menghargai dan gotong royong selalu menjadi dasar hidup masyarakat Indonesia.
4. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
5. Unsur-Unsur Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
  1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
    • alat-alat teknologi
    • sistem ekonomi
    • keluarga
    • kekuasaan politik
  2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
    • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
    • organisasi ekonomi
    • alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
    • organisasi kekuatan (politik) 

6. Wujud Kebudayaan
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
  • Gagasan (Wujud ideal)
    Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
  • Aktivitas (tindakan)
    Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang salingberinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
  • Artefak (karya)
    Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
7. Orientasi Nilai Budaya
Kluckhohn   dalam   Pelly   (1994)   mengemukakan   bahwa   nilai   budaya merupakan  sebuah  konsep  beruanglingkup  luas  yang  hidup  dalam  alam  fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya.
Secara  fungsional  sistem  nilai  ini  mendorong  individu  untuk  berperilaku seperti  apa  yang  ditentukan.  Mereka  percaya,  bahwa  hanya  dengan  berperilaku seperti itu mereka akan berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994). Sistem nilai itu menjadi pedoman yang melekat erat secara emosional pada diri seseorang atau sekumpulan orang, malah merupakan tujuan hidup yang diperjuangkan. Oleh karena itu, merubah sistem nilai manusia tidaklah mudah, dibutuhkan waktu. Sebab, nilai – nilai tersebut merupakan  wujud  ideal  dari  lingkungan  sosialnya.  Dapat  pula  dikatakan  bahwa sistem   nilai   budaya   suatu   masyarakat   merupakan   wujud   konsepsional   dari kebudayaan mereka, yang seolah – olah berada diluar dan di atas para individu warga masyarakat itu.
Ada lima masalah pokok kehidupan manusia dalam setiap kebudayaan yang dapat ditemukan secara universal. Menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994) kelima masalah pokok tersebut adalah: (1) masalah hakekat hidup, (2) hakekat kerja atau karya manusia, (3) hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu, (4) hakekat hubungan manusia dengan alam sekitar, dan (5) hakekat dari hubungan manusia dengan manusia sesamanya.
8. Perubahan Kebudayaan
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat.
Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschmanmengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Ada tiga faktor yang dapat memengaruhi perubahan sosial:
  1. tekanan kerja dalam masyarakat
  2. keefektifan komunikasi
  3. perubahan lingkungan alam.
Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru, dan kontak dengan kebudayaan lain. Sebagai contoh, berakhirnya zaman es berujung pada ditemukannya sistem pertanian, dan kemudian memancing inovasi-inovasi baru lainnya dalam kebudayaan.

9. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai
1) penganut kebudayaan,
2) pembawa kebudayaan,
3) manipulator kebudayaan, dan
4) pencipta kebudayaan.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://beniazhari.blogspot.com/2010/12/pengertian-perubahan-kebudayaan-adalah.html
http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_12.html
http://rika7damayanti.blogspot.com
http://carapedia.com/pengertian_definisi_kebudayaan_menurut_para_ahli_info495.html
http://sandri09a.blogspot.com/2012/05/unsur-unsur-kebudayaan.html
Gudikuntst, William B, Young Yun Kim, ” Communicating With Strangers”, third
edition, McGraw Hill, 1984
http://dwikartikawati.blogspot.com/2010/08/orientasi-orientasi-nilai-budaya.html
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/kaitan-manusia-dan-kebudayaan/

Kamis, 25 Oktober 2012

Penduduk, Masyarakat, dan Budaya

Dewasa ini, perkembangan SDM semakin meningkat dari hari ke hari. Hal itu tak ubahnya seperti jarum detik pada jam yang selalu bergerak sangat cepat. Tiap detiknya ada saja orang-orang tersenyum bahagia karena kelahiran seseorang, namun ada pula seseorang yang ditangisi oleh banyak manusia karena kepergiannya.

Manusia dan budaya sangat erat berkaitan. Selama manusia tumbuh, ia dibesarkan dengan lingkungan, sifat, adat, dan budaya tertentu. Oleh karena itu, kelakuan dan budaya masing-masing manusia di tempat berlainan memiliki beberapa perbedaan. Definisi dari budaya itu sendiri adalah hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Manusia memiliki kebudayaan sejak zaman prasejarah hingga sekarang. Dari budaya nomaden ke budaya industri. Budaya membentuk karakter setiap manusia. Walaupun manusia diciptakan dengan akal sehat dan pola pikiran, namun setiap manusia memiliki pemikiran berbeda-beda. Oleh karena itu terbentuklah suatu keanekaragaman budaya. Seseorang yang sudah lama menetap pada suatu kebudayaan, akan sulit untuk menerima kebudayaan lain walaupun kemungkinan itu ada.

Menurut C. Kluckhohn, unsur-unsur yang ada pada kebudayaan adalah bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian. Ketujuh unsur tersebut saling erat kaitannya dengan kebudayaan manusia.

Di dalam diri seseorang, terdapat suatu kepercayaan yang membuat ia hidup dengan pedoman hidup kepercayaannya. Agama dapat disangkut-pautkan dengan budaya, yang contoh nyatanya ada di Indonesia. Misal saja Bali, orang-orang Bali melakukan ngaben untuk orang yang sudah meninggal dunia. Dalam hal ini terdapat unsur agama hindu yang mereka anut dan budaya yang mereka lakukan secara turun-temurun.

Di beberapa daerah pasti memiliki sedikit banyak perbedaan bahasa. Contoh yang paling dekat adalah bahasa daerah di Indonesia. Terdapat 33 provinsi dengan 33 atau lebih bahasa daerah. Begitu juga dengan kesenian yang sangat beraneka ragam. Itulah yang seharusnya membuat WNI bangga akan negeri sendiri dan melestarikannya.

Manusia selama hidupnya mendapatkan pendidikan formal dan non-formal. Dengan pendidikan, pola pikir manusia terbentuk dan terarah. Pendidikan formal berupa pelajaran dan pengetahuan yang diajarkan di sekolah. Pendidikan non-formal akan selalu didapat oleh manusia sampai akhir hayatnya. Pendidikan non-formal biasanya akan menghasilkan sebuah "pelajaran" atau pengalaman yang berharga. Pernah saya baca di sebuah sumber bahwa sekolah memberikan pelajaran lalu ujian, sedangkan tuhan memberikan ujian lalu pelajaran. Kata-kata yang simple tapi memiliki makna yang berkesan.

Di masa hidupnya, manusia tidak akan lepas dengan yang namanya teknologi, sosial, dan mata pencaharian. Menurut saya, ketiga ini sangat erat kaitannya. Kenapa? Manusia sebagai makhluk sosial pasti memerlukan bantuan manusia lainnya. Dari dulu hingga sekarang manusia selalu berusaha hidup dengan mencari kebutuhan primer. Namun bedanya, dahulu manusia hanya mencari sumber kebutuhan primer sedangkan sekarang manusia memerlukan mata pencaharian atau sesuatu yang bisa ditukar dengan kebutuhan primer. Untuk teknologi, sebenarnya penemuan batu yang diasah untuk mengoyak daging pada berabad-abad lalu adalah sebuah teknologi pada masa itu. Jadi, manusia mencari mata pencaharian dan bekerja dengan manusia lain menggunakan teknologi untuk mendapatkan kebutuhan baik primer maupun sekunder/tersier.


Referensi:
anneahira.com
id.wikipedia.org