Minggu, 03 November 2013

Mangricota recipe

Just now I made Mangricota smoothie, I know it sounds funny but the taste isn't a joke. It tastes reaaaaally good and you could feel the smoothness of Mangricota. I feel like I'm dying for it. It isn't too sweet but the flavour would make you addicted. Here is the simple recipe, you just have to blend it all and serve it cold.

.

Ingredients :
200 ml of milk
1 mango
1 or 2 apricot (s)
1 yogurt of aloe vera

Good luck!

Kamis, 24 Oktober 2013

Mengenai Organisasi

 


Pengertian Organisasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, organisasi adalah kesatuan yang terdiri atas bagian-bagian di perkumpulan untuk tujuan tertentu. Organisasi pada dasarnya merupakan tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dengan memanfaatkan sumber daya (dana, material, lingkungan, metode, sarana, prasarana, data) dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan bersama.

Selain artian diatas, masih banyak pengertian organisasi yang disampaikan beberapa pakar, antara lain :
1. Drs. H Malayu S.P. Hasibuan mengartikan organisasi sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.
2. Stoner mengartikan suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.

Selain pengertian di atas, masih banyak lagi pengertian yang di ungkapkan oleh para tokoh tentang definisi dari organisasi.

Tujuan Organisasi

Setiap manusia yang memiliki kepentingan dan tujuan yang sama, menciptakan sebuah wadah atau badan dimana mereka saling berusaha untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dan hal ini lah yang menjadi sebab adanya tujuan dari sebuah organisasi. Tujuan dicerminkan oleh sasaran yang harus dilakukan baik dalam jangka pendek, maupun jangka panjang.

Tujuan dari sebuah organisasi sangat mempengaruhi kinerja dari organisasi itu sendiri maupun untuk mencari massa atau anggota baru dalam pengembangan sebuah organisasi dan untuk menjaga kaderisasi anggota. Kaderisasi bertujuan untuk menjaga sebuah organisasi tetap bisa bertahan dan eksis dalam jangka waktu yang panjang.

Ada beberapa tingkatan pengelompokan yang mendefinisikan prioritas sebuah tujuan organisasi

1. Tujuan atau Misi umum : Pernyataan luas, atau tujuan dalam skala umum yang mendefinisikan bagaimana tercipta sebuah organisasi tersebut, biasanya tidak berubah dari tahun ke tahun dan sering menjadi pernyataan pertama dalam konstitusi sebuah organisasi.
2. Tujuan adalah pernyataan yang menjelaskan apa yang sebuah organisasi itu ingin di capai. Merupakan bagian dari tujuan dan misi dari sebuah organisasi, tujuan seperti ini bisa seperti ini bisa berubah dari tahun ke tahun tergantung pada kesepakatan dari kelompok tersebut.
3. Tujuan merupakan deskripsi dari apa yang harus dilakukan berasal dari tujuan, spesifik yang jelas. laporan tugas terukur untuk mencapai tujuan yang diharapkan dari sebuah kelompok, biasanya memiliki jangka pendek dan batas waktu tertentu.

Pemilihan tujuan dari setiap organisasi sangat penting, karena dengan hal tersebut, bisa menjadi semangat kerja, dan rasa bertanggungjawab, komitmen dan motivasi dari setiap anggota dalam sebuah kelompok.

Manfaat Organisasi

Mengikuti atau menjadi bagian dari sebuah organisasi mempunyai dampak sangat besar untuk kehidupan, karena dalam sebuah organisasi bisa di ibaratkan sebagai masyarakat dalam lingkup kecil. Selalu ada masalah yang perlu dipecahkan bersama, sikap saling menjaga dan bertanggungjawab terhadap keutuhan anggota atau pun mempertahankan sebuah kelompok, memberikan gambaran sebuah perjuangan panjang, dan ini akan sangat membantu ketika dalam penyelesaian masalah atau memberikan masukan kepada masyarakat dalam lingkup luas.
Selain itu beberapa manfaat lain yang bisa diperoleh dalam sebuah organisasi antara lain :
1. Tercapainya sebuah tujuan : Organisasi dibentuk dari tujuan-tujuan bersama yang berkaitan, maka pencapaian tujuan yang dilakukan oleh orang banyak atau dalam artian anggota sebuah kelompok lebih berpeluang untuk mencapai tujuan yang lebih maksimal dan efektif.
2. Melatih mental bicara di publik : mental berbicara didepan umum tidak setiap orang bisa peroleh dengan mudah, harus dengan pelatihan lama dan berkala. Sebuah organisasi, kelompok belajar, atau kelompok studi ilmiah bagi para mahasiswa adalah sebuah wadah yang tepat untuk pengembangan public speaking.
3. Mudah memecahkan masalah : karena dalam sebuah organisasi permasalahan adalah hal yang sangat sering terjadi, entah karena perbedaan pendapat atau permasalahan dalam segi fiskal sebuah kelompok. Pemecahan dari setiap permasalahan yang ada mengajarkan bagaimana harus bersikap dan menyikapi permasalahan yang ada dalam kehidupan masyarakat yang lebih kompleks dan majemuk.

Selain hal-hal diatas, masih banyak manfaat organisasi yang bisa diperoleh, namun disini tidak dijabarkan lebih lanjut, hal lain yang bisa kita dapatkan antara lain :
1. Melatih Leadership
2. Memperluas pergaulan
3. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan
4. Membentuk karakteristik seseorang
5. Kuat dalam menghadapi tekanan
6. Mampu mengatur waktu dengan sangat baik
7. Sebagai ajang pembelajaran kerja yang sesungguhnya

SUMBER : http://asa-2009.blogspot.com/2013/08/pengertian-tujuan-dan-manfaat-organisasi.html

Pengalaman yang dimiliki :
Ketika menduduki bangku SMA, saya sempat menjadi panitia KTS (Kegiatan Tengah Semester) di sekolah. Di KTS tersebut berisi kegiatan-kegiatan menyenangkan setelah diadakan ujian tengah semester. Murid-murid di sekolah saya merupakan gabungan antara tingkat TK, SD, SMP, dan SMA. Oleh karena itu, sebagai tingkat tertinggi harus membimbing dan membantu jalannya kegiatan. 

Saya membantu di divisi peralatan yang menyiapkan keperluan perlengkapan lomba-lomba. Di divisi tersebut, saya dan anggota lain menghitung dan memperkirakan apa saja yang harus dibeli dan tidak terlalu boros. Divisi inilah yang sangat berperan penting dalam jalannya acara. Hal inilah yang membuat anggota dalam suatu organisasi harus bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tanpa mendahului kepentingan pribadi. 

Pada akhirnya, kegiatan kami berjalan dengan sukses, lancar, dan ditambah dengan suka cita para murid. Tanpa kerjasama antar anggota, sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik.

Jumat, 30 Agustus 2013

LOVE

Just found my collection of "Love" photos. These pictures were naturally taken so I didn't make them.






Selasa, 02 Juli 2013

Harapan Untuk Melestarikan Bahasa Daerah

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan pelestarian bahasa daerah bergantung pada peran masing-masing pemerintah daerah (Pemda).

"Lewat kurikulum baru, pengembangan bahasa daerah kan diserahkan pemda setempat yang lebih tahu dan paham," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Mahsun di Semarang, Selasa (2/7/2013).

Hal itu diungkapkannya usai seminar internasional bertema "Language Maintenance and Shift III" yang diprakarsai Program Magister Linguistik Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Balai Bahasa, Jawa Tengah.

Menurut dia, kurikulum baru tidak menghilangkan bahasa daerah dalam pembelajaran, tetapi justru diapresiasi melalui peran pemda dalam mengembangkannya sesuai kondisi lokal yang dimiliki daerah setempat.

"Sekarang, yang paling tahu kondisi lokal kan pemda setempat. Mereka bisa bekerja sama dengan Balai Bahasa yang ada di daerahnya dalam mengembangkan bahasa daerah," kata anggota tim penyusun kurikulum 2013 itu.

Ia menjelaskan, bahasa daerah tetap dimasukkan dalam kurikulum baru sebagai muatan lokal sehingga pemda harus menyusun langkah-langkah untuk mengembangkannya, seperti menetapkan standar yang akan diajarkan.

Bahasa daerah, kata dia, selama ini memiliki banyak dialek yang berbeda, seperti bahasa Jawa yang dituturkan masyarakat satu daerah dialeknya berbeda dengan daerah lain meski secara umum sebenarnya hampir sama.

"Di sinilah pentingnya pemilihan standar bahasa daerah. Standar bahasa Jawa seperti apa yang akan diajarkan, misalnya. Ini penting karena ada banyak dialek. Kemudian, bisa dituangkan dalam peraturan daerah," katanya.

Mahsun mengungkapkan, bahasa daerah menjadi penanda penting atas karakteristik masing-masing etnis dalam kemajemukan masyarakat Indonesia yang menjadi sarana transmisi budaya antargenerasi suatu kelompok.

"Bahasa kan menjadi sarana komunikasi yang dihasilkan dari olah pikir masyarakat. Keberadaan setiap etnis kan tidak lepas dari kehadiran bahasa lokal yang menjadi penanda yang membedakan satu sama lain," katanya.

Karena itu, kata dia, pelestarian bahasa daerah atau lokal sangat penting agar tidak punah, sebab bahasa memainkan peran yang sangat besar dalam kehidupan sehingga tidak boleh jika kemudian sampai hilang.

"Bahasa daerah di Indonesia kan banyak yang sudah punah, ada pula yang hanya tinggal satu orang penuturnya. Setidaknya ada dua penutur, kalau tinggal satu mau dengan siapa kemudian berkomunikasi," kata Mahsun.


Ulasan :
Kondisi bahasa daerah yang semakin terpinggirkan biasanya menjangkiti mereka yang dikategorikan sebagai golongan remaja atau kaum muda. Masa krusial pada aspek daur hidup manusia adalah masa remaja. Usia remaja sangat rentan oleh pengaruh dari dunia luar karena pada usia itu terjadi proses pencarian jati diri. Pada sisi bahasa, remaja menjadi komunitas yang memiliki kecenderungan untuk berubah. Perubahan tersebut seperti tercerabut dari akar bahasanya sendiri. Tidak jarang di perkotaan terjadi fenomena bahwa kaum remaja tidak menguasai lagi bahasa daerahnya, apalagi dengan maraknya apa yang kita kenal dengan bahasa gaul.

Kita lihat saja salah satu contohnya, yaitu ketika pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Kebanyakan, baik SD sampai SMA, rata-rata nilai Bahasa Indonesia tidak memenuhi standar kelulusan yang dipersyaratkan. Dalam konteks itu, ada apa sebenarnya dengan pendidikan bahasa Indonesia di Indonesia? Apakah karena anggapan sepele terhadap bahasa kita sendiri? Apakah tidak ada yang sinkron antara materi pelajaran Bahasa Indonesia di bangku sekolah dan soal UN? Sangat kompleks ketika kita akan mencari tahu jawaban atas semua pertanyaan itu. Oleh karena itu, sudah saatnya para pemangku kepentingan di bidang kebahasaan ini secara ikhlas melakukan upaya pelestarian dengan kapasitas dan peran masing-masing.  


Sumber :
http://edukasi.kompas.com/read/2013/07/02/2226469/Pelestarian.Bahasa.Daerah.Tergantung.Pemda

http://badanbahasa.kemdikbud.go.id

Senin, 10 Juni 2013

Kesel itu.....

....ketika ada acara keluarga di teras rumah tau2 ada bocah yg ngamen padahal itu malem sekali

....ketika ada yg manjat pohon buah lo, terus pas turun tau2 ngomong "makasih ya bu" padahal dia ga ijin dan ga menghormati lo sbg yg punya

....ketika rumah ada di ujung gang, pas ngecat tembok yg ujung luar tau2 beberapa hari kemudian udah di isi SAMPAH tulisan ga penting. mending kalo dia bikin mural, lah ini tulisan2 graviti yg JELEK bgt dan modal warnanya biru/hitam aja

....ketika ada pengamen yg marah2 sampe ngatain karna ga dikasih duit

....ketika ada pengamen tampang preman. bawannya parno mulu takut ditodong

....ketika orang seperti saya sok2 ngomel padahal diri sendiri jg blm tntu bener

....tau kalo hidup itu KERAS! makanya 

Senin, 03 Juni 2013

Gelisah

Apa itu gelisah? Gelisah adalah persaan yang membuat manusia selalu khawatir.

Ada beberapa macam kegelisahaan :

1. Kegelisahan Negatif
Kegelisahan negatif adalah kegelisahan yang memunculkan pikiran-pikiran yang melewati batas. Apa contoh kegelisahan negatif? Misalnya Anda, atau siapa saja, tidak sengaja menabrak orang di jalan dan tanpa disadari tabrakan itu membuat korban luka atau pingsan. Situasi sekitar juga sangat sepi. Di dalam benak Anda mungkin saja muncul pemikiran-pemikiran negatif, seperti meninggalkan korban begitu saja tanpa menolong.
Lalu bagaimana mengatasi kegelisahan negatif ini? Lebih baik Anda diam sejenak agar pikiran tenang, karena dengan pikiran yang tenang akan menghasilkan ide yang baik dan jernih.

2. Kegelisahan Positif
Kegelisahan positif merupakan kegelisahan yang membuat sesorang bersemangat. Misalnya saja ketika Anda di kantor/sekolah/kampus tidak mendapat penghargaan/nilai yang lebih tinggi dari teman partner Anda. Lalu Anda menjadi gelisah dan takut tidak bisa bersaing dengannya. Oleh karena itu Anda berpikir bagaimana bisa seperti teman partner Anda.


Bantuan :
http://fikriaulia03.blogspot.com/2010/06/manusia-dan-kegelisahan.html
http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

Sabtu, 01 Juni 2013

Kok Aneh?

MERDEKA.COM. Kesedihan sempat mewarnai wajah Gita Saraswati (17), siswi SMA Negeri 15 Sunggal Medan setelah dinyatakan tidak lulus ujian nasional (UN). Gita dinyatakan tidak lulus karena nilai ujian Bahasa Indonesia-nya hanya 0,82.

Gita lalu protes ke sekolahnya dan dinas pendidikan. Ia protes karena yakin bisa mengerjakan soal UN Bahasa Indonesia dengan mudah. Di sekolah, nilai Bahasa Indonesia Gita rata-rata 8.

"Gita tidak bisa terima. Gita yakin bisa jawab soalnya. Minimal 20 soal saya bisa jawab, apalagi itu kan mata ujian hari pertama, boleh tanya orangtua, saat itu Gita benar-benar fokus belajar. Kok nilainya cuma 0,82," kata Gita, siswi SMA Negeri 15 ini, Rabu (29/5) lalu.
Sehari setelah Gita berbicara ke publik, perjuangan Gita membuahkan hasil. Bim salabim, tiba-tiba dari pihak sekolah mendapat informasi bahwa Gita lulus ujian.

Ternyata, nilai Bahasa Indonesia Gita tidak 0,82 tapi 7,8. Karena ada perubahan nilai, Gita akhirnya dinyatakan lulus.

Kepala SMAN 15 Medan, Darwin Siregar mengaku tak tahu bagaimana nilai bahasa Indonesia Gita Saraswati bisa salah. Darwin juga tidak bisa menjelaskan kronologi terjadinya kesalahan pada penilaian lembar jawaban ujian Bahasa Indonesia Gita.

"Bukan domain saya menjawab itu, melainkan panitia UN," jelasnya kepada merdeka.com, Kamis (30/5).

Tidak hanya Darwin, Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan Sumut Yusri dan Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan Medan Marasutan Siregar mengaku tidak mengetahui persoalan itu.

"Saya belum mendapat laporan. Saya baru tahu dari Anda," ucap Yusri saat dihubungi merdeka.com, Kamis (30/5).

Ketidaktahuan ini juga disampaikan Marasutan Siregar. Seperti Yusri, dia juga sempat bertanya tentang kasus yang menimpa Gita Saraswati. "Yang mana? Oh kalau soal hasil itu ke Unimed (Universitas Negeri Medan)," katanya.

Kalau semua tidak tahu begini, lantas siapa yang harus bertanggung jawab?

Ulasan : 
Tepat tanggal 24 Mei lalu, semua siswa/i SMA di seluruh Indonesia menerima hasil kelulusan atas Ujian Nasional. Persentase kelulusan diperkirakan hingga 99,48%.Hal ini cukup bagus walaupun ada beberapa siswa yang tidak lulus.
Ada contoh kasus yang lucu (?) menurut saya. Salah satunya kasus Gita Saraswati di Medan. Tidak menutup kemungkinan dia tidak lulus tahun ini, namun yang mengherankan kenapa bisa nilai 0,82 berubah menjadi 7,8? Dimana letak kesalahannya? Kenapa hal begini saja bisa begitu ceroboh? Hal ceroboh sedikit saja pada hal ini, baik kualitas kertas ataupun pengecekan nilai, dapat mengakibatkan ketidaklulusan bagi siswa. Dan ketika ditanya siapa yang bertanggung jawab, malah lempar sana-sini. Dimana letak pertanggungjawaban para pelaksana UN?
Sumber :
http://id.berita.yahoo.com/misteri-tersulapnya-nilai-un-gita-saraswati-dari-7-002200423.html